Kamis, 21 November 2013

Tepa Slira

Tepa Slira merupakan salah satu sifat terpuji yang harus dimiliki setiap orang.   Tepa Slira mengandung makna bahwa hendaknya ketika kita berbuat, maka ukurlah untuk diri kita sendiri.  Misalnya ketika kita akan memukul orang, maka ukurlah diri sendiri apakah ketika kita dipukul merasa sakit atau tidak.  Lha kalau sakit ya jangan memukul orang lain.  Tepa Slira dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai tenggang rasa, atau toleransi.

Sikap Tepa Slira ini sepertinya sudah mulai memudar, banyak orang-orang yang egois yang ingin menang sendiri dan cenderung tak menghargai sesama.  Sikap Tepa Slira ini dapat membuat seseorang akan berusaha menghargai orang lain.  Jika berbicara kepada orang lain akan terjaga dari kata-kata yang menyakitkan dan sebisa tidak menyela perkataan orang lain.  Orang yang mempunyai perangai ini dia sadar bahwa setiap orang itu tidak dapat hidup sendiri, sehingga ia tidak bertingkah jumawa ( sombong ), sok pinter, atau angkuh.  Sikap Tepa Slira juga akan membuat orang lain menghargai kita, soalnya kita dapat menempatkan diri dan dapat mengukur apakah sikap kita ke orang lain itu sudah sesuai.  Nah yuk mulai belajar Tepa Slira :D

Jumat, 08 November 2013

Belajar Hijrah ( Move On )

Sumber artikel ini hanya dari khutbah jum’at tadi, sayangnya banyak yang terlupa jadi ya yang dirangkum seingetnya terus coba dikembangin, kalau makin ngawur mohon dimaklumi ya hehe . . . .  Ceritanya ini mengingat, mencoba merenungi dan mengambil hikmah akan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAWNabi Muhammad SAW menerima perintah untuk hijrah ini karena kondisi di Mekah yang saat itu sedang tidak aman, makanya untuk tetap mempertahankan dan menegakkan risalah Allah Nabi Muhammad SAW harus berhijrah.

Hijrah kalau pada zaman sekarang bisa juga disebut dengan move on.  Tentu move on dari keburukan menuju sebuah kebaikan.  Contoh orang yang gagal di satu mata kuliah, gimana dia bisa berhijrah dari kegagalan mata kuliah tersebut menjadi ya minimal lulus dari mata kuliah tersebut.  Atau yang habis patah hati dia bisa move on menjadi lebih baik ( gak pacaran lagi tapi langsung lamaran wkwkwk ).

Lalu bagaimana nih cara move on yang bener, yang bisa langsung ni tips2nya :

  1. Pertama, tentukan niat dulu, ya dong harus tentukan niat dulu, gak boleh maen-maen nih, kalau memang mau move on ya jangan lihat kegagalan sebelumnya, biarlah itu menjadi pelajaran dan yang pasti jangan takut berubah haha.
  2. Kedua, tentukan tujuan, tentukan tujuan move on nih, contohnya gini, kalian yang berasal dari luar kota nih kenapa sih kok diniatin capek-capek maen ke Semarang demi kuliah di UNDIP, kenapa gak kuliah di yang sekota aja toh sama aja hasilnya, mau cari temen, cari jodoh, atau cari ilmu ? haha. Yang pasti tujuan itu harus jelas biar fokus broh.
  3. Ketiga, kalau udah sekarang waktunya sungguh-sungguh, niat udah tujuan udah nah sekarang tinggal bagaimana mengeksekusinya, percoma dong udah di rencanain dengan niat yang benar dan impian-impian tapi gak dilaksanain
  4. Tawakal, sabar broh, ya di dunia ini kita cuman disuruh berusaha dan berusaha.  Kalau kita berusaha berubah untuk menjadi lebih baik pasti nih Allah akan ada selalu sama kita.  Seandainya pas fase-fase eksekusi itu kok susah ya berarti Allah sedang menguji kita agar kita bisa berubah dengan seutuhnya dan bisa menjadi jauh lebih baik.

Jadi, bagi kalian nih yang lagi ngerjain PKL ataupun yang lagi patah hati ataupun yang lagi galau dengan judul tugas akhir ( kayakke lama-lama curhat haha ) yo jangan menyerah, jangan putus asa.  Berubah itu gak harus langsung jadi wah, tapi sedikit demi sedikit juga gak apa-apa. Allah sudah suka kok kalau kita berusaha dengan maksimal, tapi beneran maksimal lho ya berusahanya hehe. . . Nanti pasti suatu saat akan ada jalan diatas kesulitan itu.

Akhir kata, selama move on broh haha . . .